“Bakar Uang” Dianggap Biang Kerok PHK di Startup, Begini Kata Futurolog
IDXChannel

“Bakar Uang” Dianggap Biang Kerok PHK di Startup, Begini Kata Futurolog

  • Admin Pijar
  • 19 Juli 2022
  • Eksposur
IDXChannel - Istilah bakar uang sedang hangat dibicarakan dan dianggap jadi biang kerok kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh beberapa startup. 

Futurolog sekaligus Direktur Eksekutif Pijar Foundation, Ferro Ferizka Aryananda mengatakan fenomena ini sebenarnya lumrah terjadi di dunia startup, namun perusahaan harus mengembalikan uang yang dikeluarkan menjadi sebuah pendapatan.

"Sebenarnya praktik "membakar uang" ini adalah praktik yang umum, karena ditahap awal memang namanya startup punya produk yang belum di kenal dan kita harus keluar investasi untuk promosi, marketing untuk memastikan ada orang-orang yang tahu, tertarik dan mau pakai," jelasnya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (6/6/2022).

Ferro melanjutkan, semua investasi yang dikeluarkan harus kembali dan berujung pendapatan untuk perusahaan. Menurutnya bagaimanapun fundamental dari bisnis adalah pendapatan harus lebih tinggi dibandingkan pengeluaran.

"Masalahnya banyak sekali startup yang hanya fokus pada membakar uang tapi dia tidak memiliki cara bagaimana ia akan mendapatkan uang itu kembali. Nah itulah yang kita lihat yang mati-matian kemudian yang sedang mengalami masalah  saat ini yang sering diberitakan," ungkap Ferro.

Ferro mengungkapkan, ada empat hal yang bisa di ambil sebagai sebuah pembelajaran dan empat hal ini merupakan faktor yang menyebabkan sebuah startup mengalami kegagalan.

1. Tidak ada kebutuhan pasar. "Jadi dia membuat sesuatu yang menurut dia keren tapi sebetulnya masyarakat tidak membutuhkannya," ujarnya.

2. kalah dalam persaingan. "karena secara produk kalah, baik itu fitur, keunggulan, atau mungkin tidak ada pembedanya diantara dia dengan produk kompetitor yang lain" ucapnya.

3. Tidak memiliki rencana bagaimana memperoleh pendapatan.   
"Dia tidak punya rencana bagaimana dia akan memperoleh revenue.  Sehingga ujung-ujungnya gagal mengelola franchise flow," tuturnya.

4. Memiliki tim yang lemah, konflik antar pemimpin, pemimpin yang tidak solid, memiliki konflik internal dan seterusnya.

"Jadi ini adalah empat faktor yang menyebabkan startup ini gagal menurut Harvard bussines preview. Maka startup yang masuk atau punya empat indikator ini siap-siap saja menyusul," tegasnya.
Jakarta Office:
Jalan Taman Patra III No. 2 Kuningan, Jakarta Selatan 12950
Yogyakarta Office:
Jl. Dewi Sartika No. 9, Terban, Kec. Gondokusuman, Yogyakarta 555223
hello@pijarfoundation.org

MEDIA SOSIAL

Mari berkolaborasi, ciptakan masa depan yang berkelanjutan & berkesetaraan!

Facebook
Instagram

BERLANGGANAN

Terus terhubung dengan masa depan melalui Pijar. Mari berkolaborasi, mari menjadi Pijarian!