Event Duta Santri Nasional 2021 Masuki Tahap Seleksi Berkas
NU ONLINE

Event Duta Santri Nasional 2021 Masuki Tahap Seleksi Berkas

  • Admin Pijar
  • 8 Februari 2022
  • Eksposur

Digial-Based Pesantren Empowerment

Jakarta, NU Online Pemilihan Duta Santri Nasional (DSN) 2021 yang merupakan ajang bergengsi bagi para santri tahun ini, telah sampai pada tahap pengumuman seleksi berkas. Pemilihan DSN merupakan tempat bagi santriwan-santriwati berbakat untuk dilatih, dikembangkan, dan diberdayakan sebagai role model santri lainnya serta bagi masyarakat Indonesia pada umumnya.  Ketua Panitia kegiatan tersebut, Fetra Nur Hikmah, mengatakan dari 1379 santri yang mendaftar, 129 santri dinyatakan lolos sesuai dengan bidang pemilihan Duta Santri. Fetra memerinci, sebanyak 20 santri untuk bidang agama, 20 santri (bidang politik, sosial, dan kemasyarakatan), 20 santri (bidang budaya, seni, dan olahraga), 20 santri (bidang sains dan teknologi), 20 santri (bidang kesehatan dan lingkungan), 20 santri (bidang kewirausahaan) dan 9 santri (bidang diaspora).  Ia mengungkapkan, PW Fatayat NU DIY sebagai inisiator agenda ini bekerja sama dengan Garda Fatayat DIY, Rabuthah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU, Mardliyah Islamic Center UGM, UNU Yogyakarta, Muslim Kreatif, dan PT Sritex meyakini bahwa melalui ajang ini, santri mampu membuktikan kepada publik kompetensi dan bakat yang dimilikinya. “Santri selain menguasai berbagai bidang disiplin ilmu, memiliki jiwa kepemimpinan yang baik, cinta tanah air, berbudaya, berwawasan global, profesional, memiliki empati sosial, santri juga mampu berkarya untuk bangsa dan dunia, serta tentunya berakhlak mulia,” ungkap Fetra kepada NU Online, Senin (20/9/2021).

Wakil Ketua RMI PBNU, Muhammad Alfunniam, berharap kegiatan ini menjadi program berkelanjutan yang mewadahi bakat para santri di Nusantara. “Saya berharap, pemilihan Duta Santri Nasional 2021 ini benar-benar merupakan sebuah program yang berkesinambungan sebagai sebuah upaya untuk mencari bakat, talenta para santri di berbagai bidang.” harapnya.  Harapan lain, lanjut dia, ajang ini kiranya dapat melahirkan para santri berkualitas secara spriritual dan sosial, yang merupakan generasi penerus estafet kepemimpinan para pendahulunya. “Dalam ajang ini santri tidak hanya menang secara kuantitas, juara dalam hal kualitas, maupun bakat dan potensi-potensi lainnya, melainkan juga unggul dalam akhlakul karimah yang dibuktikan dengan penguasaan bidang agama yang baik,” terangnya.

Secara khusus, Alfunniam mengapreasiasi para santri yang lolos dalam kegiatan ini. Dia berpesan kepada para santri agar bisa memanfaatkan perhelatan ini sebaik mungkin untuk memaksimalkan potensi diri. “Selamat bagi para santri yang lolos seleksi berkas. Ini baru awal mula. Jangan dulu berbangga diri. Karena nanti kalian akan digembleng selama karantina untuk menempa diri. Maka maksimalkan potensi diri kalian masing-masing. Kalian mesti punya semangat juang yang kuat dan harus mempunyai jiwa pembelajar untuk menjadi lebih baik lagi,” kata dia. “Manfaat kesempatan ajang ini untuk menempa diri dan menguatkan karakter dan potensi yang telah kalian miliki, selamat berkompetisi,” tambahnya.

Berita Terkait
Indonesia Bersih Melalui Ekosistem Tata Kelola Sampah yang Sehat
Indonesia Bersih Melalui Ekosistem Tata Kelola Sampah yang Sehat
Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), total sampah nasional pada tahun 2021 mencapai 68,5 juta ton, dimana 17 persen atau 11,6 juta ton adalah sampah plastik. Diprediksikan jumlah sampah akan terus meningkat, disebabkan oleh terus meningkatnya laju pertumbuhan penduduk bumi juga urbanisasi. Beberapa negara maju sudah menjadikan sampah sebagai bagian penting dari industri – […]
Perempuan-perempuan dan Kiprahnya dalam Isu Lingkungan Hidup
Perempuan-perempuan dan Kiprahnya dalam Isu Lingkungan Hidup
Takkan ada perdamaian tanpa pembangunan yang adil; dan takkan ada perdamaian tanpa pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dalam ruang lingkup demokratis.” Wangari Maathai-2004 Narasi mengenai hubungan perempuan dengan lingkungan hidup muncul melalui istilah ekofeminisme. Istilah tersebut dicetuskan oleh Franҫoise d’Eaubonne dalam karyanya yang berjudul “Le Féminisme ou la Mort”, 1974. Istilah ekofeminis menegaskan bahwa kedudukan perempuan […]
Women in Healthcare: Building Resilient Healthcare Post-COVID-19 Pandemic | GFTalks Podcast 4
Women in Healthcare: Building Resilient Healthcare Post-COVID-19 Pandemic | GFTalks Podcast 4
The inaugural season of Global Future Talks: Breaking Barriers podcast deep-dives on the topic of ‘Women in Leadership’. In this episode, Cazadira F. Tamzil (Director, Global Future X by Pijar Foundation) interviews Jeslyn Tengkawan (Physician, Public Health Professional & President of Capella Project) to talk about healthcare, in particular child healthcare and well-being. The COVID-19 […]
Jakarta Office:
Jalan Taman Patra III No. 2 Kuningan, Jakarta Selatan 12950
Yogyakarta Office:
Jl. Dewi Sartika No. 9, Terban, Kec. Gondokusuman, Yogyakarta 555223
hello@pijarfoundation.org

MEDIA SOSIAL

Mari berkolaborasi, ciptakan masa depan yang berkelanjutan & berkesetaraan!

Facebook
Instagram

BERLANGGANAN

Terus terhubung dengan masa depan melalui Pijar. Mari berkolaborasi, mari menjadi Pijarian!